Cara Finishing Kayu Natural Dengan Mudah dan Benar

Ingin mencoba aplikasi finishing kayu natural? Ada setidaknya lima cara yg bisa Anda pilih. Yuk, perhatikan cara-caranya ini dia.


Finishing Natural menggunakan Filler


Aplikasi finishing mampu dilakukan dengan beberapa material. Finishing yg lengkap membutuhkan putty atau filler buat menutup pori, utama, rona atau stain, hingga clear coat. Namun buat menerima rona natural, kita tidak perlu wajib  memakai kesemua bahan itu. Untuk rona alami sesuai kayunya, kita bisa memanfaatkan filler saja.


Simak juga : Apa itu Dempul ? Cek Disini


Apa itu filler? Mudahnya, filler merupakan pengisi pori kayu. Kadang kala filler disebut sebagai dempul. Tetapi filler punya ukuran partikel lebih kecil dibanding putty atau dempul. Di pasaran sendiri, merk dan warna wood filler yg tersedia telah sangat beragam. Ada rona putih, coklat, bahkan hitam. Aplikasinya pun majemuk mulai berdasarkan kuas, spray atau semprot, sampai scrap. Berikut ini model langkah-langkah pengecatan warna alami memakai filler saja.


Mempersiapkan kayu yg akan dicat supaya higienis, kering, & homogen.Aplikasi filler sinkron rekomendasi produk yg dipakai.Menunggu hingga kering.AmplasUlangi jika perlu


Hasil yang didapat merupakan warna kayu yang masih alami tetapi kayu terlihat lebih rata dan halus.


Cara Finishing Kayu Natural Dengan Mudah


A. Cara Finishing Kayu Natural dengan Clear Coat


Selain menggunakan filler, finishing natural dalam furniture kayu pula bisa dilakukan dengan top coat atau clear coat (kadang juga disebut clear varnish). Cara aplikasinya dalam dasarnya sama menggunakan pengecatan menggunakan sealer. Hanya saja, karena bahannya tidak sinkron, maka hasilnya jua berbeda. Kayu permanen berwarna alami, namun tingkat kilaunya bisa diubah sesuai taraf kilau clear coat yang dipakai. Ada tingkat kilau glossy, doff, sampai death matt. Sedangkan tingkat kehalusan kayu tergantung dari banyaknya clear coat yg dilakukan & pengamplasannya.


B. Finshing Kayu Natural menggunakan Wax Polish


Ingin melakukan finishing kayu natural dengan bahan non cat? Bisa! Anda mampu menggunakan bahan lain seperti wax polish. Misalnya saja wax dari Propan dan wax Biopolish berdasarkan Bio Industries. Pemakaian wax umumnya akan membuat warna kayu lebih bertenaga. Kondisi kayu pula akan terjaga karena wax biasanya memiliki sifat melenturkan serat-serat kayu sebagai akibatnya nir akan mudah retak. Hanya saja, aplikasi wax nir mampu bertahan lama  . Wax wajib  dioleskan setidaknya seminggu sekali.


C. Finishing Kayu Natural Lengkap

Cara finishing kayu natural sanggup dilakukan dengan bahan material lengkap. Hasilnya? Sudah pasti secara umum lebih rupawan sekaligus lebih protektif. Sebab kita menggunakan semua komponen cat mulai dari :


Dempul atau filler sebagai dasaran. Pilihlah yg warnanya natural transparanPrimer dan stain (rona). Pilih rona yang alami, namun permanen mampu menampilkan serat kayu transparan.Clear coat menggunakan taraf kilau yang diinginkan dari kiri ke kanan memperlihatkan kayu dicat berdasarkan dempul sampai top coat.


D. Cara Finishing Kayu Natural menggunakan Plitur


Cara terakhir yg kami sarankan adalah menggunakan menggunakan plitur. Tetapi karena plitur umumnya tersedia menggunakan rona kemerahan, tentu saja akan ada efeknya dalam kayu. Meski, serat kayu masih akan terlihat kentara & menarik lantaran sifat pelitur yang transparan. Untuk cara aplikasinya sendiri, secara generik tak berbeda menggunakan aplikasi sealer & clear coat.


Simak juga : Apa itu Cat Melamin ? Cara Pengaplikasikannya


Nah, demikian beberapa cara finishing kayu natural. Selain kelima cara pada atas, tentu cara-cara lainnya terdapat. Toh, yg namanya finishing pada dasarnya adalah pekerjaan kreatif. Punya metode tersendiri? Yuk, bagikan pada kolom komentar.


Semoga bermanfaat !

Belum ada Komentar untuk "Cara Finishing Kayu Natural Dengan Mudah dan Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel